Selasa, 21 Mei 2013

Diposting oleh Unknown di 18.54 0 komentar
maunya saya itu banyak sekali . 
ter..ter..ter...lalu banyakkk . 


otak yang pintar dan selalu akan dihargai, bukannya jadi candaan karena kekuranganku
Badan yang langsing, kulit putih, intinya enak dipandang . apa salah jika saya memang gemuk ?  akhirnya saya menjadi se-minder ini. semua cara pun akhirnya saya lakukan entah apa jadinya saya dikemudian hari. 

selalu dapat tersenyum, dimanapunn, kapanpun dan bagaimana pun keadaanya . bukannya malah terus bersedih . tapi tak semua orang peduli. dalam arti peduli dan menghakimi. semua yang saya lakukan hanya kesalahan bagi beberapa orang

memiliki sahabat yang setia, tempat berbagi cerita kehidupan . itu tak ada. hanya sebatas jadi teman biasa saja. tidak lebih !


......................
sedih menjabarkannya !
semua yang bahagia semua yang membuat dapat membahagiakan. tak semua orang akan sempurna dengan kehidupannya . kekurangan ada pada kita tiap manusia. tetapi, mengapa .. apa yang aku punya sekarang ?

saat-saat seperti ini membuatku tidak memiliki apa-apa . semua yang ku gambarkan tidak ada buatku. bagaimana harusnya saya bersyukur ?

postingan ku ini bukan menjadi bahan lebih buruk untuk diriku, lebih kepada kekurangan yang ku perhitungkan. hatiku terus saja menjadi sedih , sedih menjadi sulit untuk bernapas lega. 


byee lah hidup ......

Selasa, 01 Januari 2013

Apa kata Alkitab mengenai hubungan kencan / pacaran?

Diposting oleh Unknown di 18.24 0 komentar
Tuhan menginginkan yang terbaik untuk kita dalam setiap aspek kehidupan. Termasuk diantaranya hubungan kita dengan kekasih/pacar. Kita berkencan untuk mendapatkan kesenangan, persahabatan, pengembangan kepribadian dan memilih kawan, bukan untuk popularitas atau untuk merasa aman. Jangan biarkan lingkungan pergaulan memaksa kamu memasuki situasi kencan yang kurang pantas. Ketahuilah bahwa lebih dari 50% remaja putri dan lebih dari 40% remaja putra tidak pernah berkencan pada masa-masa SMA. Alkitab memberikan kita beberapa pegangan yang jelas untuk membimbing kita dalam membuat keputusan mengenai soal kencan/pacaran.
  1. Jagalah hatimu.
    Alkitab mengatakan kepada kita untuk berhati-hati dalam memberikan/menyampaikan kasih sayang kita , karena hati kita mempengaruhi segala sesuatu dalam hidup kita.
      "Jagalah hatimu dengan segala kewaspadaan, karena dari situlah terpancar kehidupan." ( Amsal 4:23 )
  2. Kamu akan menjadi seperti teman-temanmu bergaul.
    Kita juga cenderung menjadi seperti teman-teman sepergaulan kita. Prinsip ini berhubungan erat dengan yang hal yang pertama dan sama pentingnya dalam pergaulan seperti dalam hubungan kencan/pacaran.
      "Janganlah kamu sesat: Pergaulan yang buruk merusakkan kebiasaan yang baik." ( 1 Korintus 15:33)
  3. Orang Kristen hanya boleh berkencan/berpacaran dengan sesama Kristen.
    Biarpun berteman dengan teman non-kristen tidak dilarang, mereka yang khususnya dekat di hati haruslah orang percaya yang sudah dewasa yang merupakan pengikut Kristus yang taat dalam hidupnya.
      "Janganlah kamu merupakan pasangan yang tidak seimbang dengan orang-orang yang tak percaya. Sebab persamaan apakah terdapat antara kebenaran dan kedurhakaan? Atau bagaimanakah terang dapat bersatu dengan gelap? " ( 2 Korintus 6:14 ).
  4. Apakah itu cinta yang sesungguhnya?
    1 Korintus 13:4-7 mendeskripsikan cinta yang sesungguhnya. Tanyalah hatimu pertanyaan-pertanyaan berikut:
      Apakah kalian sabar satu sama lain?
      Apakan kalian baik terhadap satu sama lain?
      Apakah kalian saling cemburuan?
      Apakah kalian suka menyombongkan baik diri sendiri maupun sang pasangan?
      Apakah ada kerendah-hatian dalam hubungan kalian?
      Apa kalian kasar memperlakukan satu sama lain?
      Apa kalian saling mementingkan diri sendiri?
      Apa kalian mudah marah terhadap satu sama lain?
      Apa kalian suka mengingat-ingat kesalahan sang pasangan di masa lalu?
      Jujurkah kalian satu sama lain?
      Apakah kalian saling melindungi?
      Apakah kalian saling mempercayai?
Kalau jawabanmu “Ya” untuk semua pertanyaan diatas, artinya 1 Korintus 13 seperti Firman Tuhan berkata, kalian sungguh saling mengasihi satu sama lain. Kalau ada jawabanmu yang “Tidak” atas pertanyaan-pertanyaan di atas, artinya mungkin kalian harus mendiskusikan hal-hal di atas dengan pacarmu.
Seberapa jauhkah terlalu jauh?
Banyak pelajar-pelajar menanyakan, "Seberapa jauh yang kita boleh lakukan dalam berpacaran/berkencan?" Beberapa prinsip yang akan menolongmu untuk memutuskan apa yang pantas dan yang tidak dalam berpacaran/berkencan:
  1. Apakah situasi yang kuciptakan mengundang dosa seksual atau menghindarinya?
    1 Korintus 6:18 berkata "Jauhkanlah dirimu dari percabulan! "Kita tidak dapat melakukan ini apabila kita mencobai diri kita sendiri karena kecerobohan kita.
  2. Bagaimanakah reputasi sang kekasih/pacar?
    Ketika menerima undangan kencan pada dasarnya seperti berkata, "Aku memiliki kesamaan pandangan dengan engkau." Hal inilah yang dapat membuat kamu menyesal nantinya. Ingatlah 1 Korintus 15:33 , "Pergaulan yang buruk merusak kebiasaan yang baik."
  3. Apakah ada pengaruh obat-obatan atau alkohol?
    Jangan merubah pandanganmu hanya untuk pacarmu.
  4. Apa aku tertarik dengan tipe orang yg salah?
    Yakinkan bahwa pesan yang kamu sampaikan dengan perbuatanmu tidak membuat orang lain merubah pandanganmu.
  5. Sadarkah aku kalau dosa itu terbit dari hati?
    Matius 5:28 berkata, "Setiap orang yang memandang perempuan serta menginginkannya sudah berzinah dengan dia dalam hatinya"
  6. Apakah tempat berkencanmu tepat dan pantas?
    Tujuan yang baik kadang terlupakan oleh godaan dan kesempatan yang terlalu besar.
  7. Apakah aku melakukan sesuatu yang merangsang secara seksual?
    Jangan melakukan kontak yang merangsang seksual seperti 'petting'.
Kalau sudah terlanjur jauh, mengapa memutuskan untuk berhenti?
  1. Tuhan itu pengampun.
    1 Yohanes 1:9 berkata bahwa Jika kita mengaku dosa kita, maka Ia adalah setia dan adil, sehingga Ia akan mengampuni segala dosa kita dan menyucikan kita dari segala kejahatan. Kamu dapat mulai sesuatu yang baru dengan Tuhan kapanpun.
  2. Tuhan itu kudus.
    FirmanNya berkata bahwa dosa sex itu salah, dan Dia tahu segala yang terbaik.
  3. Tuhan itu penuh kasih.
    Tuhan tau bahwa hubungan yang terlalu jauh sebelum pernikahan cenderung memisahkan sebuah pasangan dan mengakibatkan pernikahan yang kurang bahagia. Ia tahu bahwa banyak pria tidak mau menikahi wanita yang pernah berhubungan terlalu intim dengan pria lain

sumber: http://www.christiananswers.net/indonesian/q-dml/dml-y006i.html

Minggu, 25 November 2012

Bang Uut^

Diposting oleh Unknown di 20.49 0 komentar
abang uut^^
cowok diatas dah mo brangkat ke Surabayaa..
cieeee ,,,, seneng situee . . .. 

setalah berbulan-bulan menunggu, panas, dingiin, terik panas, hujan deras, badai ... smuanya dehhh .. Lebayyy dikit gpp ya bang :P
akhirnya Tuhan buka jalan. panggilan dari PAMA pun datang . disaat yang tepat diwaktu yang tdk tepat. heheheee...
soalnya waktu itu bagn uut lagi ada di lantai rumahnya di atas tower air pula .. yang lebihh serunya lagi kebetulan rumah abang deket tuhh sama masjid dann Tadaaaaaaaaaaaaaaaaa....... suara adzan maghrib pun berkumandang. aduhh "halo .. hallooo ... dengan siapa ini ????"  ckckckk abang yang sopan dongg ....
seolah2 toa masjid itu ada pas di telinganyaa , lebihh gede' suara toa dari yg nelepon dia. hihiiiii
tapi dibalik itu smua ada hikmah yang mengembirakan ...

seneng bangett Tuhan, Seneng lahhh .. abang uut ku nerima ini smua . 
si botto' hehheheee^^

"semua akan indah pada waktu-Nya"

baik2 di Surabaya ya bang, ingat Tuhan Yesus, jangan percaya diri . klo rasa sukar berdoa bang. 
Tuhan selalu punya cara untuk memberikan yang terbaik buat masa depanmu.

tetap semangat, jawaban Tuhan ttg smua pertanyaanmu ada di Firman. jadi jangan takut bang ya.
intinya Firman dibaca dan di imani. saya percaya pasti Lulus. Pasti LULUS yaa ....

Good Luck han, don't Give Up!!
God Bless Your Future

Selasa, 20 November 2012

Sepuluh Prinsip dalam Pelayanan (Yohanes 12:6)

Diposting oleh Unknown di 22.06 0 komentar

Ada perbedaan yang cukup jelas antara melayani Tuhan dan melayani pekerjaan Tuhan. Melayani Tuhan adalah seperti Maria (Lukas 10:38- 42). Yang disebut melayani Tuhan adalah berdoa, membangun hubungan yang intim/akrab, serta menanti-nantikan Tuhan. Sedangkan, melayani pekerjaan Tuhan adalah seperti Marta (Lukas 10:38-42). Yang disebut melayani pekerjaan Tuhan adalah menjadi pemimpin pujian, penyanyi di gereja, pemusik, penari tamborin, guru sekolah minggu, dll.. Banyak orang yang suka melayani pekerjaan Tuhan tetapi tidak suka melayani Tuhan. Orang yang melayani Tuhan pasti akan melayani pekerjaan Tuhan, tetapi belum tentu orang yang melayani pekerjaan Tuhan akan melayani Tuhan.
    1. Dasar Pelayanan adalah Karakter. Dasar pelayanan kita tidak boleh dibangun atas dasar karunia tapi karakter. Bukan berarti karunia tidak penting. Karakter dan karunia harus berjalan bersama-sama dalam pelayanan. Karakter dan karunia itu seperti kedua kaki kita. Tanpa salah satu dari kaki itu, maka pelayanan kita akan pincang. Ada perbedaan antara karakter dan karunia.
      Karakter:
      1. nilainya kekal,
      2. menyatakan kasih Tuhan,
      3. melalui proses (waktu),
      4. membuat kita dikenal Tuhan (1 Korintus 8:3), dan
      5. harus dikejar (1 Korintus 14:1).
      Karunia:
      1. nilainya tidak kekal,
      2. menyatakan kuasa Tuhan,
      3. instan (langsung dapat),
      4. membuat kita terkenal, dan
      5. harus dikobarkan (2 Timotius 1:6; 1 Tesalonika 5:19).
    2. Bentuk Pelayanan adalah Melayani. Banyak orang lebih suka dilayani daripada melayani. Ingatlah bahwa Tuhan datang ke bumi ini untuk melayani bukan untuk dilayani. Tuhan Yesus mau mengosongkan diri-Nya dan mengambil rupa seorang hamba dan taat sampai mati (1 Yohanes 3:16; Filipi 2:5-8).
    3. Motivasi Pelayanan adalah Kasih. Motivasi pelayanan kita bukanlah untuk mendapat uang, HP, rumah, mobil, dsb.. Kita harus senantiasa termotivasi oleh kasih Tuhan yang ada di dalam kita karena kasih Tuhan sudah dicurahkan di dalam kita (Roma 5:5). Kasih Tuhan membuat kita sabar, murah hati, tidak iri hati dengan teman sepelayanan, tidak sombong, tidak egois, tidak bersukacita karena ketidakadilan tetapi karena kebenaran, sabar menanggung sesuatu, percaya segala sesuatu, dan mengharapkan segala sesuatu (1 Korintus 13:4-8). Kasih itu memberi bukan menerima. Salurkan atau alirkan kasih Tuhan yang ada di dalam hati kita, jangan biarkan apa pun menyumbat kasih Tuhan mengalir dari hati kita. Itulah sebabnya jaga hati kita dengan segala kewaspadaan karena dari situlah terpancar kehidupan (Amsal 4:23). Jangan biarkan hati kita tercemar atau dicemari dengan apa pun!
    4. Ukuran Kesuksesan Pelayanan adalah Pengurbanan. Kesuksesan pelayanan tidak diukur oleh sudah berapa banyak rumah dan mobil yang dimiliki, melainkan oleh betapa besar pengurbanan yang sudah kita berikan untuk mereka yang terhilang, yang lemah, yang hina, yang tidak diperhatikan, yang miskin. Rasul Paulus berkata, “Aku suka mengorbankan milikku bahkan jiwaku untuk jiwa-jiwa” (2 Korintus 12:15). Inilah ukuran pelayanan yang benar.
    5. Otoritas Pelayanan adalah Penundukan Diri. Yakobus 4:7, “Tunduklah kepada Allah, lawanlah iblis dan iblis akan lari dari padamu.” Belajarlah tunduk kepada Allah! Belajarlah tunduk kepada orang tua kita di dalam Tuhan! Belajarlah tunduk kepada gembala atau pemimpin kita!
    6. Tujuan Pelayanan adalah Memuliakan Tuhan. Tujuan pelayan bukanlah untuk mencari nama, bukan untuk terkenal, melainkan untuk memuliakan Tuhan. Kita harus belajar membelokkan pujian yang orang berikan kepada kita untuk kita kembalikan kepada Tuhan. Jangan mau mencuri kemuliaan Tuhan. Biarlah kita yang semakin kecil, Tuhan yang semakin besar (Yohanes 3:30). Ingatlah segala sesuatu yang kita kerjakan, Tuhanlah yang mengerjakannya untuk kita (Yesaya 26:12).
    7. Alat-alat Pelayanan adalah Firman, Doa, Pujian (Yohanes 15:3; Yohanes 17:7; Efesus 3:20; 1 Yohanes 5:14; Mazmur 40:2-4; Yesaya 29:29- 30)
      1. Firman adalah pedang roh kita dalam peperangan rohani (Efesus 6:18). Firman membersihkan dan menguduskan kita (Yohanes 15:3; Yohanes 17:7). Di dalam firman ada nama Yesus dan semua harus tunduk kepada nama Yesus yaitu nama di atas segala nama.
      2. Doa membuat kita menang di dalam peperangan! Doa menghasilkan kuasa dan damai sejahtera! Doa membuka pintu surga! Doa mengubah dunia ini! Doa membuat yang tidak mungkin menjadi mungkin! Doa mengubah kutuk menjadi berkat!
      3. Pujian merobohkan tembok Yeriko! Pujian membuat musuh-musuh kita terpukul kalah! Pujian menarik banyak jiwa datang kepada Tuhan!
Di dalam firman ada kuasa, ucapan, perkataan firman! Di dalam doa ada kuasa, tetaplah berdoa! Jangan jemu-jemu berdoa! Di dalam pujian ada kuasa! Tetaplah memuji Tuhan!
  1. Kehormatan Pelayanan adalah Bertumbuh dalam Kekudusan Bertumbuh terus di dalam kasih, iman, dan pengharapan! Bertumbuhlah terus di dalam kekudusan! Kejarlah kekudusan! Sebab tanpa kekudusan tidak ada seorang pun yang dapat melihat Tuhan.
  2. Kuasa Pelayanan adalah Roh Kudus dan Ketaatan Roh Tuhan ada pada gereja Tuhan. Tuhan mengurapi gereja-Nya untuk menyembuhkan yang sakit, mengabarkan Kabar Baik, membebaskan para tawanan, mengusir setan, melenyapkan sakit penyakit dan segala kelemahan tubuh, menginjak ular dan kalajengking, menahan kekuatan musuh sehingga tidak ada yang membahayakan gereja-Nya (Lukas 4:18-19; Matius 10:1, 7-8; Lukas 10:19)
    Hiduplah dalam ketaatan! Kita punya kuasa Tuhan! Bangkitlah dan jadilah terang maka dunia ini tidak akan menjadi sama lagi!
  3. Teladan Pelayanan adalah Tuhan Yesus Teladan utama pelayanan kita adalah Tuhan dan bukan manusia. Jika teladan kita meneladani manusia, bahkan hamba Tuhan, maka Tuhan akan izinkan kita untuk kecewa terhadap hamba Tuhan itu. Fokuskan mata, hati, pikiran kita kepada Tuhan maka kita tidak akan kecewa (Mazmur 16:8; Ibrani 3:1; Ibrani 12:2).
Tidak ada lagi tawar hati!
Tidak ada lagi kekecewaan!
Tidak ada lagi kepahitan!

Rabu, 18 Juli 2012

Bira Beach ... hhmm so cute^^

Diposting oleh Unknown di 19.47 0 komentar
papa ma abangku^^

nice picture ... 
ini nihh waktu liburan di Pantai Tanjung Bira, Bulukumba ...
kerenn, kerennn,, :)

mon dew

Diposting oleh Unknown di 19.46 0 komentar
mon dew


Si momon sudah ke malaysia, gk ada kawan nemenin tidur ... wewwhhhhh .. zo buntut ....

Selasa, 21 Mei 2013

Diposting oleh Unknown di 18.54 0 komentar
maunya saya itu banyak sekali . 
ter..ter..ter...lalu banyakkk . 


otak yang pintar dan selalu akan dihargai, bukannya jadi candaan karena kekuranganku
Badan yang langsing, kulit putih, intinya enak dipandang . apa salah jika saya memang gemuk ?  akhirnya saya menjadi se-minder ini. semua cara pun akhirnya saya lakukan entah apa jadinya saya dikemudian hari. 

selalu dapat tersenyum, dimanapunn, kapanpun dan bagaimana pun keadaanya . bukannya malah terus bersedih . tapi tak semua orang peduli. dalam arti peduli dan menghakimi. semua yang saya lakukan hanya kesalahan bagi beberapa orang

memiliki sahabat yang setia, tempat berbagi cerita kehidupan . itu tak ada. hanya sebatas jadi teman biasa saja. tidak lebih !


......................
sedih menjabarkannya !
semua yang bahagia semua yang membuat dapat membahagiakan. tak semua orang akan sempurna dengan kehidupannya . kekurangan ada pada kita tiap manusia. tetapi, mengapa .. apa yang aku punya sekarang ?

saat-saat seperti ini membuatku tidak memiliki apa-apa . semua yang ku gambarkan tidak ada buatku. bagaimana harusnya saya bersyukur ?

postingan ku ini bukan menjadi bahan lebih buruk untuk diriku, lebih kepada kekurangan yang ku perhitungkan. hatiku terus saja menjadi sedih , sedih menjadi sulit untuk bernapas lega. 


byee lah hidup ......

Selasa, 01 Januari 2013

Apa kata Alkitab mengenai hubungan kencan / pacaran?

Diposting oleh Unknown di 18.24 0 komentar
Tuhan menginginkan yang terbaik untuk kita dalam setiap aspek kehidupan. Termasuk diantaranya hubungan kita dengan kekasih/pacar. Kita berkencan untuk mendapatkan kesenangan, persahabatan, pengembangan kepribadian dan memilih kawan, bukan untuk popularitas atau untuk merasa aman. Jangan biarkan lingkungan pergaulan memaksa kamu memasuki situasi kencan yang kurang pantas. Ketahuilah bahwa lebih dari 50% remaja putri dan lebih dari 40% remaja putra tidak pernah berkencan pada masa-masa SMA. Alkitab memberikan kita beberapa pegangan yang jelas untuk membimbing kita dalam membuat keputusan mengenai soal kencan/pacaran.
  1. Jagalah hatimu.
    Alkitab mengatakan kepada kita untuk berhati-hati dalam memberikan/menyampaikan kasih sayang kita , karena hati kita mempengaruhi segala sesuatu dalam hidup kita.
      "Jagalah hatimu dengan segala kewaspadaan, karena dari situlah terpancar kehidupan." ( Amsal 4:23 )
  2. Kamu akan menjadi seperti teman-temanmu bergaul.
    Kita juga cenderung menjadi seperti teman-teman sepergaulan kita. Prinsip ini berhubungan erat dengan yang hal yang pertama dan sama pentingnya dalam pergaulan seperti dalam hubungan kencan/pacaran.
      "Janganlah kamu sesat: Pergaulan yang buruk merusakkan kebiasaan yang baik." ( 1 Korintus 15:33)
  3. Orang Kristen hanya boleh berkencan/berpacaran dengan sesama Kristen.
    Biarpun berteman dengan teman non-kristen tidak dilarang, mereka yang khususnya dekat di hati haruslah orang percaya yang sudah dewasa yang merupakan pengikut Kristus yang taat dalam hidupnya.
      "Janganlah kamu merupakan pasangan yang tidak seimbang dengan orang-orang yang tak percaya. Sebab persamaan apakah terdapat antara kebenaran dan kedurhakaan? Atau bagaimanakah terang dapat bersatu dengan gelap? " ( 2 Korintus 6:14 ).
  4. Apakah itu cinta yang sesungguhnya?
    1 Korintus 13:4-7 mendeskripsikan cinta yang sesungguhnya. Tanyalah hatimu pertanyaan-pertanyaan berikut:
      Apakah kalian sabar satu sama lain?
      Apakan kalian baik terhadap satu sama lain?
      Apakah kalian saling cemburuan?
      Apakah kalian suka menyombongkan baik diri sendiri maupun sang pasangan?
      Apakah ada kerendah-hatian dalam hubungan kalian?
      Apa kalian kasar memperlakukan satu sama lain?
      Apa kalian saling mementingkan diri sendiri?
      Apa kalian mudah marah terhadap satu sama lain?
      Apa kalian suka mengingat-ingat kesalahan sang pasangan di masa lalu?
      Jujurkah kalian satu sama lain?
      Apakah kalian saling melindungi?
      Apakah kalian saling mempercayai?
Kalau jawabanmu “Ya” untuk semua pertanyaan diatas, artinya 1 Korintus 13 seperti Firman Tuhan berkata, kalian sungguh saling mengasihi satu sama lain. Kalau ada jawabanmu yang “Tidak” atas pertanyaan-pertanyaan di atas, artinya mungkin kalian harus mendiskusikan hal-hal di atas dengan pacarmu.
Seberapa jauhkah terlalu jauh?
Banyak pelajar-pelajar menanyakan, "Seberapa jauh yang kita boleh lakukan dalam berpacaran/berkencan?" Beberapa prinsip yang akan menolongmu untuk memutuskan apa yang pantas dan yang tidak dalam berpacaran/berkencan:
  1. Apakah situasi yang kuciptakan mengundang dosa seksual atau menghindarinya?
    1 Korintus 6:18 berkata "Jauhkanlah dirimu dari percabulan! "Kita tidak dapat melakukan ini apabila kita mencobai diri kita sendiri karena kecerobohan kita.
  2. Bagaimanakah reputasi sang kekasih/pacar?
    Ketika menerima undangan kencan pada dasarnya seperti berkata, "Aku memiliki kesamaan pandangan dengan engkau." Hal inilah yang dapat membuat kamu menyesal nantinya. Ingatlah 1 Korintus 15:33 , "Pergaulan yang buruk merusak kebiasaan yang baik."
  3. Apakah ada pengaruh obat-obatan atau alkohol?
    Jangan merubah pandanganmu hanya untuk pacarmu.
  4. Apa aku tertarik dengan tipe orang yg salah?
    Yakinkan bahwa pesan yang kamu sampaikan dengan perbuatanmu tidak membuat orang lain merubah pandanganmu.
  5. Sadarkah aku kalau dosa itu terbit dari hati?
    Matius 5:28 berkata, "Setiap orang yang memandang perempuan serta menginginkannya sudah berzinah dengan dia dalam hatinya"
  6. Apakah tempat berkencanmu tepat dan pantas?
    Tujuan yang baik kadang terlupakan oleh godaan dan kesempatan yang terlalu besar.
  7. Apakah aku melakukan sesuatu yang merangsang secara seksual?
    Jangan melakukan kontak yang merangsang seksual seperti 'petting'.
Kalau sudah terlanjur jauh, mengapa memutuskan untuk berhenti?
  1. Tuhan itu pengampun.
    1 Yohanes 1:9 berkata bahwa Jika kita mengaku dosa kita, maka Ia adalah setia dan adil, sehingga Ia akan mengampuni segala dosa kita dan menyucikan kita dari segala kejahatan. Kamu dapat mulai sesuatu yang baru dengan Tuhan kapanpun.
  2. Tuhan itu kudus.
    FirmanNya berkata bahwa dosa sex itu salah, dan Dia tahu segala yang terbaik.
  3. Tuhan itu penuh kasih.
    Tuhan tau bahwa hubungan yang terlalu jauh sebelum pernikahan cenderung memisahkan sebuah pasangan dan mengakibatkan pernikahan yang kurang bahagia. Ia tahu bahwa banyak pria tidak mau menikahi wanita yang pernah berhubungan terlalu intim dengan pria lain

sumber: http://www.christiananswers.net/indonesian/q-dml/dml-y006i.html

Minggu, 25 November 2012

Bang Uut^

Diposting oleh Unknown di 20.49 0 komentar
abang uut^^
cowok diatas dah mo brangkat ke Surabayaa..
cieeee ,,,, seneng situee . . .. 

setalah berbulan-bulan menunggu, panas, dingiin, terik panas, hujan deras, badai ... smuanya dehhh .. Lebayyy dikit gpp ya bang :P
akhirnya Tuhan buka jalan. panggilan dari PAMA pun datang . disaat yang tepat diwaktu yang tdk tepat. heheheee...
soalnya waktu itu bagn uut lagi ada di lantai rumahnya di atas tower air pula .. yang lebihh serunya lagi kebetulan rumah abang deket tuhh sama masjid dann Tadaaaaaaaaaaaaaaaaa....... suara adzan maghrib pun berkumandang. aduhh "halo .. hallooo ... dengan siapa ini ????"  ckckckk abang yang sopan dongg ....
seolah2 toa masjid itu ada pas di telinganyaa , lebihh gede' suara toa dari yg nelepon dia. hihiiiii
tapi dibalik itu smua ada hikmah yang mengembirakan ...

seneng bangett Tuhan, Seneng lahhh .. abang uut ku nerima ini smua . 
si botto' hehheheee^^

"semua akan indah pada waktu-Nya"

baik2 di Surabaya ya bang, ingat Tuhan Yesus, jangan percaya diri . klo rasa sukar berdoa bang. 
Tuhan selalu punya cara untuk memberikan yang terbaik buat masa depanmu.

tetap semangat, jawaban Tuhan ttg smua pertanyaanmu ada di Firman. jadi jangan takut bang ya.
intinya Firman dibaca dan di imani. saya percaya pasti Lulus. Pasti LULUS yaa ....

Good Luck han, don't Give Up!!
God Bless Your Future

Selasa, 20 November 2012

Sepuluh Prinsip dalam Pelayanan (Yohanes 12:6)

Diposting oleh Unknown di 22.06 0 komentar

Ada perbedaan yang cukup jelas antara melayani Tuhan dan melayani pekerjaan Tuhan. Melayani Tuhan adalah seperti Maria (Lukas 10:38- 42). Yang disebut melayani Tuhan adalah berdoa, membangun hubungan yang intim/akrab, serta menanti-nantikan Tuhan. Sedangkan, melayani pekerjaan Tuhan adalah seperti Marta (Lukas 10:38-42). Yang disebut melayani pekerjaan Tuhan adalah menjadi pemimpin pujian, penyanyi di gereja, pemusik, penari tamborin, guru sekolah minggu, dll.. Banyak orang yang suka melayani pekerjaan Tuhan tetapi tidak suka melayani Tuhan. Orang yang melayani Tuhan pasti akan melayani pekerjaan Tuhan, tetapi belum tentu orang yang melayani pekerjaan Tuhan akan melayani Tuhan.
    1. Dasar Pelayanan adalah Karakter. Dasar pelayanan kita tidak boleh dibangun atas dasar karunia tapi karakter. Bukan berarti karunia tidak penting. Karakter dan karunia harus berjalan bersama-sama dalam pelayanan. Karakter dan karunia itu seperti kedua kaki kita. Tanpa salah satu dari kaki itu, maka pelayanan kita akan pincang. Ada perbedaan antara karakter dan karunia.
      Karakter:
      1. nilainya kekal,
      2. menyatakan kasih Tuhan,
      3. melalui proses (waktu),
      4. membuat kita dikenal Tuhan (1 Korintus 8:3), dan
      5. harus dikejar (1 Korintus 14:1).
      Karunia:
      1. nilainya tidak kekal,
      2. menyatakan kuasa Tuhan,
      3. instan (langsung dapat),
      4. membuat kita terkenal, dan
      5. harus dikobarkan (2 Timotius 1:6; 1 Tesalonika 5:19).
    2. Bentuk Pelayanan adalah Melayani. Banyak orang lebih suka dilayani daripada melayani. Ingatlah bahwa Tuhan datang ke bumi ini untuk melayani bukan untuk dilayani. Tuhan Yesus mau mengosongkan diri-Nya dan mengambil rupa seorang hamba dan taat sampai mati (1 Yohanes 3:16; Filipi 2:5-8).
    3. Motivasi Pelayanan adalah Kasih. Motivasi pelayanan kita bukanlah untuk mendapat uang, HP, rumah, mobil, dsb.. Kita harus senantiasa termotivasi oleh kasih Tuhan yang ada di dalam kita karena kasih Tuhan sudah dicurahkan di dalam kita (Roma 5:5). Kasih Tuhan membuat kita sabar, murah hati, tidak iri hati dengan teman sepelayanan, tidak sombong, tidak egois, tidak bersukacita karena ketidakadilan tetapi karena kebenaran, sabar menanggung sesuatu, percaya segala sesuatu, dan mengharapkan segala sesuatu (1 Korintus 13:4-8). Kasih itu memberi bukan menerima. Salurkan atau alirkan kasih Tuhan yang ada di dalam hati kita, jangan biarkan apa pun menyumbat kasih Tuhan mengalir dari hati kita. Itulah sebabnya jaga hati kita dengan segala kewaspadaan karena dari situlah terpancar kehidupan (Amsal 4:23). Jangan biarkan hati kita tercemar atau dicemari dengan apa pun!
    4. Ukuran Kesuksesan Pelayanan adalah Pengurbanan. Kesuksesan pelayanan tidak diukur oleh sudah berapa banyak rumah dan mobil yang dimiliki, melainkan oleh betapa besar pengurbanan yang sudah kita berikan untuk mereka yang terhilang, yang lemah, yang hina, yang tidak diperhatikan, yang miskin. Rasul Paulus berkata, “Aku suka mengorbankan milikku bahkan jiwaku untuk jiwa-jiwa” (2 Korintus 12:15). Inilah ukuran pelayanan yang benar.
    5. Otoritas Pelayanan adalah Penundukan Diri. Yakobus 4:7, “Tunduklah kepada Allah, lawanlah iblis dan iblis akan lari dari padamu.” Belajarlah tunduk kepada Allah! Belajarlah tunduk kepada orang tua kita di dalam Tuhan! Belajarlah tunduk kepada gembala atau pemimpin kita!
    6. Tujuan Pelayanan adalah Memuliakan Tuhan. Tujuan pelayan bukanlah untuk mencari nama, bukan untuk terkenal, melainkan untuk memuliakan Tuhan. Kita harus belajar membelokkan pujian yang orang berikan kepada kita untuk kita kembalikan kepada Tuhan. Jangan mau mencuri kemuliaan Tuhan. Biarlah kita yang semakin kecil, Tuhan yang semakin besar (Yohanes 3:30). Ingatlah segala sesuatu yang kita kerjakan, Tuhanlah yang mengerjakannya untuk kita (Yesaya 26:12).
    7. Alat-alat Pelayanan adalah Firman, Doa, Pujian (Yohanes 15:3; Yohanes 17:7; Efesus 3:20; 1 Yohanes 5:14; Mazmur 40:2-4; Yesaya 29:29- 30)
      1. Firman adalah pedang roh kita dalam peperangan rohani (Efesus 6:18). Firman membersihkan dan menguduskan kita (Yohanes 15:3; Yohanes 17:7). Di dalam firman ada nama Yesus dan semua harus tunduk kepada nama Yesus yaitu nama di atas segala nama.
      2. Doa membuat kita menang di dalam peperangan! Doa menghasilkan kuasa dan damai sejahtera! Doa membuka pintu surga! Doa mengubah dunia ini! Doa membuat yang tidak mungkin menjadi mungkin! Doa mengubah kutuk menjadi berkat!
      3. Pujian merobohkan tembok Yeriko! Pujian membuat musuh-musuh kita terpukul kalah! Pujian menarik banyak jiwa datang kepada Tuhan!
Di dalam firman ada kuasa, ucapan, perkataan firman! Di dalam doa ada kuasa, tetaplah berdoa! Jangan jemu-jemu berdoa! Di dalam pujian ada kuasa! Tetaplah memuji Tuhan!
  1. Kehormatan Pelayanan adalah Bertumbuh dalam Kekudusan Bertumbuh terus di dalam kasih, iman, dan pengharapan! Bertumbuhlah terus di dalam kekudusan! Kejarlah kekudusan! Sebab tanpa kekudusan tidak ada seorang pun yang dapat melihat Tuhan.
  2. Kuasa Pelayanan adalah Roh Kudus dan Ketaatan Roh Tuhan ada pada gereja Tuhan. Tuhan mengurapi gereja-Nya untuk menyembuhkan yang sakit, mengabarkan Kabar Baik, membebaskan para tawanan, mengusir setan, melenyapkan sakit penyakit dan segala kelemahan tubuh, menginjak ular dan kalajengking, menahan kekuatan musuh sehingga tidak ada yang membahayakan gereja-Nya (Lukas 4:18-19; Matius 10:1, 7-8; Lukas 10:19)
    Hiduplah dalam ketaatan! Kita punya kuasa Tuhan! Bangkitlah dan jadilah terang maka dunia ini tidak akan menjadi sama lagi!
  3. Teladan Pelayanan adalah Tuhan Yesus Teladan utama pelayanan kita adalah Tuhan dan bukan manusia. Jika teladan kita meneladani manusia, bahkan hamba Tuhan, maka Tuhan akan izinkan kita untuk kecewa terhadap hamba Tuhan itu. Fokuskan mata, hati, pikiran kita kepada Tuhan maka kita tidak akan kecewa (Mazmur 16:8; Ibrani 3:1; Ibrani 12:2).
Tidak ada lagi tawar hati!
Tidak ada lagi kekecewaan!
Tidak ada lagi kepahitan!

Rabu, 18 Juli 2012

Bira Beach ... hhmm so cute^^

Diposting oleh Unknown di 19.47 0 komentar
papa ma abangku^^

nice picture ... 
ini nihh waktu liburan di Pantai Tanjung Bira, Bulukumba ...
kerenn, kerennn,, :)

mon dew

Diposting oleh Unknown di 19.46 0 komentar
mon dew


Si momon sudah ke malaysia, gk ada kawan nemenin tidur ... wewwhhhhh .. zo buntut ....

 

ChrisTine PJ^^ Template by Ipietoon Blogger Template | Gadget Review